8 December 2009

Kelelahan Ku

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 21:41
Ku merasa seperti anak kecil yang tidak mampu berenang,
namun dilepaskan begitu saja oleh orang tuanya di tengah kolam yang dalam
tanpa bantuan pelampung...

Tidak ada yang bisa kulakukan,
hanya mampu menjejakkan kaki berkali-kali di air dingin yang jahat...
berusaha untuk tetap mengapung...
entah untuk tujuan apa...
untuk mempertahankan diri agar tidak tenggelam...
atau sekedar membuat mereka bangga,
bahwa akhirnya aku mampu...

Sementara yang lain...
mereka yang memenuhi pinggiran kolam,
hanya menunjuk-nunjukkan jari ke arahku...
hanya menggelengkan kepala...
hanya mencibir...
dan hanya tertawa terbahak-bahak...

Dan aku tau semua itu karena apa
mereka pikir aku konyol,
mereka anggap aku bodoh...

Tidak sadarkah mereka
bahwa tak seorang pun mampu berenang
di kali pertama mereka menceburkan diri ke air...

Dia perlu berpegangan...
Aku perlu pegangan...

Tapi kenapa justru dia yang menjadi tempat ku berpegang
harus berkata bahwa dia sudah lelah?
Kenapa dia harus mengatakannya di saat aku belum siap?
Siap untuk mengapung sendiri...

Tidak tahukah dia bahwa aku lebih merasa lelah?
Kaki-kakiku mulai terasa kaku karena terlalu lama menjejak air,
tangan-tanganku mulai terasa lemah,
dan tubuhku kedinginan...

Aku perlu istirahat, cuma itu...
Bukan karena aku ingin menyerah,
melainkan untuk mengumpulkan tenaga
sebelum aku mulai belajar berenang lagi...

Tidak adakah yang mau mencoba mengerti...?
Ataukah mereka ingin melihat
aku tenggelam terlebih dahulu karena kelelahan
sebelum pada akhirnya mereka paham...?


10 ocehan mereka:

Rumah Ide dan Cerita on 9 December 2009 at 01:19 said...

Keadaan tertentu emang kadang hadir di saat kita belum siap. Dan parahnya lagi kedang pula tak ada yang memahami. Pasrah (berserah) aja sama Tuhan Is.

Sang Cerpenis bercerita on 9 December 2009 at 09:54 said...

ada saatnya kita down karena situasi begitu menekan, tetapi jangan lama2. mesti bangkit lagi

Kabasaran Soultan on 9 December 2009 at 11:50 said...

Dahsyat ....
sabar, fokus dan jangan menyerah ...
barangkali itulah jawaban yang tepat.


nice poem.

Sari on 9 December 2009 at 13:18 said...

Tetap Semangat, mbak !!
Semua ada waktunya kok...
Tetap berdoa & positive thinking :)

lina on 9 December 2009 at 22:04 said...

Salam kenal dan ingin mengatakan; jangan berhenti belajar berenang, semangatlah agar tidak tenggelam.
sayangnya saya juga nggak bisa berenang
*sigh*

de asmara on 10 December 2009 at 02:23 said...

mo tau sesuatu, Na? sini saya bisikin..... "itulah hidup"
tidak selalu adil. tidak selalu sesuai dg yg diharapkan.

prepare for the worst, & try to less dependent to anyone but your own feet! Okay, Dear :)

Itik Bali on 10 December 2009 at 11:10 said...

Kadang kita tak tahu harus berbuat apa saat sedih
tapi yang paling baik adalah diam sejenak
mungkin yang lebih mujarab adalah mengeluarkan uneg2 ke dalam tulisan
semangat ya mbak
n salam kenal
blognya bagus..girly banget

mira on 10 December 2009 at 23:47 said...

saya juga gabisa berenang. tetap berusaha ya..

Raxen Vrathdar on 11 December 2009 at 01:19 said...

ni seperti kt mnghrpkan ssuatu tw ssorang dmn kt sngat mmbthkan bntuanny, trnyta bntuan yg dhrap tdk knjung datang.

well, smg aj tetap tegak badan ini kokoh mnghdapi batu karang n mentap k dpan. we aren't alone...(ad jin, setan, dedemit, n yg laen :D)

Reni on 11 December 2009 at 22:34 said...

Puisinya bagus banget...

Aku akan mencoba mengerti dan tak akan membiarkanmu tenggelam kelelahan...

Post a Comment

Makasih banget deh udah nyempat-nyempatin baca... lebih makasih lagi kalau ditambah komennya...

8 December 2009

Kelelahan Ku

Posted by Si_Isna at 21:41
Ku merasa seperti anak kecil yang tidak mampu berenang,
namun dilepaskan begitu saja oleh orang tuanya di tengah kolam yang dalam
tanpa bantuan pelampung...

Tidak ada yang bisa kulakukan,
hanya mampu menjejakkan kaki berkali-kali di air dingin yang jahat...
berusaha untuk tetap mengapung...
entah untuk tujuan apa...
untuk mempertahankan diri agar tidak tenggelam...
atau sekedar membuat mereka bangga,
bahwa akhirnya aku mampu...

Sementara yang lain...
mereka yang memenuhi pinggiran kolam,
hanya menunjuk-nunjukkan jari ke arahku...
hanya menggelengkan kepala...
hanya mencibir...
dan hanya tertawa terbahak-bahak...

Dan aku tau semua itu karena apa
mereka pikir aku konyol,
mereka anggap aku bodoh...

Tidak sadarkah mereka
bahwa tak seorang pun mampu berenang
di kali pertama mereka menceburkan diri ke air...

Dia perlu berpegangan...
Aku perlu pegangan...

Tapi kenapa justru dia yang menjadi tempat ku berpegang
harus berkata bahwa dia sudah lelah?
Kenapa dia harus mengatakannya di saat aku belum siap?
Siap untuk mengapung sendiri...

Tidak tahukah dia bahwa aku lebih merasa lelah?
Kaki-kakiku mulai terasa kaku karena terlalu lama menjejak air,
tangan-tanganku mulai terasa lemah,
dan tubuhku kedinginan...

Aku perlu istirahat, cuma itu...
Bukan karena aku ingin menyerah,
melainkan untuk mengumpulkan tenaga
sebelum aku mulai belajar berenang lagi...

Tidak adakah yang mau mencoba mengerti...?
Ataukah mereka ingin melihat
aku tenggelam terlebih dahulu karena kelelahan
sebelum pada akhirnya mereka paham...?


10 comments on "Kelelahan Ku"

Rumah Ide dan Cerita on 9 December 2009 at 01:19 said...

Keadaan tertentu emang kadang hadir di saat kita belum siap. Dan parahnya lagi kedang pula tak ada yang memahami. Pasrah (berserah) aja sama Tuhan Is.

Sang Cerpenis bercerita on 9 December 2009 at 09:54 said...

ada saatnya kita down karena situasi begitu menekan, tetapi jangan lama2. mesti bangkit lagi

Kabasaran Soultan on 9 December 2009 at 11:50 said...

Dahsyat ....
sabar, fokus dan jangan menyerah ...
barangkali itulah jawaban yang tepat.


nice poem.

Sari on 9 December 2009 at 13:18 said...

Tetap Semangat, mbak !!
Semua ada waktunya kok...
Tetap berdoa & positive thinking :)

lina on 9 December 2009 at 22:04 said...

Salam kenal dan ingin mengatakan; jangan berhenti belajar berenang, semangatlah agar tidak tenggelam.
sayangnya saya juga nggak bisa berenang
*sigh*

de asmara on 10 December 2009 at 02:23 said...

mo tau sesuatu, Na? sini saya bisikin..... "itulah hidup"
tidak selalu adil. tidak selalu sesuai dg yg diharapkan.

prepare for the worst, & try to less dependent to anyone but your own feet! Okay, Dear :)

Itik Bali on 10 December 2009 at 11:10 said...

Kadang kita tak tahu harus berbuat apa saat sedih
tapi yang paling baik adalah diam sejenak
mungkin yang lebih mujarab adalah mengeluarkan uneg2 ke dalam tulisan
semangat ya mbak
n salam kenal
blognya bagus..girly banget

mira on 10 December 2009 at 23:47 said...

saya juga gabisa berenang. tetap berusaha ya..

Raxen Vrathdar on 11 December 2009 at 01:19 said...

ni seperti kt mnghrpkan ssuatu tw ssorang dmn kt sngat mmbthkan bntuanny, trnyta bntuan yg dhrap tdk knjung datang.

well, smg aj tetap tegak badan ini kokoh mnghdapi batu karang n mentap k dpan. we aren't alone...(ad jin, setan, dedemit, n yg laen :D)

Reni on 11 December 2009 at 22:34 said...

Puisinya bagus banget...

Aku akan mencoba mengerti dan tak akan membiarkanmu tenggelam kelelahan...

Post a Comment

Makasih banget deh udah nyempat-nyempatin baca... lebih makasih lagi kalau ditambah komennya...

My Blog List (testing what a long title looks like)

 
Blog Design by Template-Mama.