25 January 2010

Award dan Backlink

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 11:05 14 ocehan mereka
"Aku datang membawa award."

Begitu yang dikatakan mba Reni ketika dia berkunjung ke blog saya. Jelas dong saya penasaran, award apa lagi nih yang akan saya terima.

Maka meluncurlah saya ke blog pemberi award, The Others.
http://www.emocutez.com
Dan yang saya temukan adalah award dan sebuah PR berbacklink. O-ooww... bakalan rumit nih, karena sebagian besar teman blogger saya sudah pernah mendapat tugas ini.

Tapi bukan Isna namanya kalau ga bisa nyelesain tugas rumit... hihihii... http://www.emocutez.com

Jadi begini tugasnya. Award ini harus kembali dibagikan kepada sepuluh orang temannya. Dan sepuluh orang "beruntung" yang juga bakalan kebagian tugas ini adalah : desy, anyin, sari, freya, aron, edo belva, mas noor, jonli rahmat koto, mas dadan suryana, dan ninneta.

Tugas berikutnya langsung saya copy paste aja dari blognya mba Reni, soalnya saya agat sedikit kesulitan kalau menggunakan bahasa saya sendiri... hihihiii...
Si penerima award harus meletakkan link-link berikut ini di blog atau di artikelnya :
1. Firmanthok
2. Aldien Blog
3. Coretanku
4. Blognya sii Wina
5. Ordinary blog
6. Catatan syifa.
7. Moody-ninneta
8. Henny
9. The Others...
10. Isna dan 1001 Celotehannya

Nanti silahkan taruh link kalian di nomer 10 jangan nomer lainnya dan hilangkan link nomer 1.
Nah, silahkan copy paste saja, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link blog/website kalian di posisi 10. Ingat, kalian harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika kalian tiba2 di posisi 1, maka link kalian akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.
Ketika posisi kalian 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125

Jadi... tugas udah saya paparkan (jiaaahhh...), sekarang saya mau memajang award dari mba Reni yang dia dapatkan dari mba Henny. 



Dan buat kesepuluh teman yang udah kebagian jatah, awardnya silahkan dicomot. Dan selamat ber-link ria dengan PR nya...
http://www.emocutez.com

23 January 2010

The Way of Succeed

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 22:24 7 ocehan mereka
To laugh often and much,
to win the respect of intelligent people and the affection of children,
to earn the appreciation of honest critics and endure the betrayal of false friends,
to appreciate beauty,
to find the best in others,
to leave the world a bit better,
whether by a healthy child, a garden patch...
to know even one life has breathed easier because you have lived.
This is to have succeeded!


-Emerson-

21 January 2010

Cape...

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 19:24 6 ocehan mereka
Saat ini saya lagi kesal
Saat ini saya juga lagi cape
Saya kesal karena saya bener-bener kecapean

Karena apa...???

Tadi siang saya ditempatkan pada posisi harus keluar rumah, mengurus beberapa hal di beberapa tempat. Dan yang bikin bete adalah saya terpaksa pergi sendiri, ga ada yang bisa nganterin, termasuk si Pangeran Kodok. Padahal kondisi saya agak sedikit di bawah garis batas orang sehat.

Menghindari disebut cewek manja, saya pun akhirnya menggunakan jasa angkutan umum (yang memang selalu jadi andalan saya). Awalnya saya pergi ke bank untuk buka rekening baru. Dan meskipun di dalam bank AC nya bikin adem, saya tetap aja ngerasa suntuk. Gimana nggak? Nomor antrian yang tertera di monitor : 80. Nomor antrian yang ada di tangan : 102...!!
Zigh...http://www.emocutez.com

Jujur, menunggu tanpa melakukan sesuatu benar-benar melelahkan buat saya.

Tujuan berikutnya adalah mencari rumah kontrakan. Saya memang memutuskan cari rumah kontrakan aja ketimbang ngekos karena saya bisa ngerasa lebih bebas tanpa harus dibikin bete sama anak-anak baru kuliah yang ngekos bareng saya. Saya juga memutuskan untuk mencari rumah kontrakan yang lokasinya dekat dengan tempat saya bekerja. Itu artinya saya harus naik angkot lagi dan harus menempuh jarak kurang lebih enam kilometer.

Bagian naik angkotnya itu sih ga masalah. Bagian nyari rumah kontrakannya yang jadi masalah besar buat saya.

Begitu sampai di daerah yang saya incar-incar (halllaaahhh... bahasanya...), saya memutuskan untuk turun dari angkot dan mulai mencari rumah kontrakan dengan berjalan kaki. Iya, jalan kaki, saudara-saudara. Keluar masuk kompleks, jalan kecil, gang... pokoknya semua jalan yang ada rumahnya saya jelajahi untuk nyari rumah kontrakan yang sesuai sama isi dompet saya.

Dan itu bener-bener bikin saya cape. Kalau diliat dari petunjuk jalan yang saya lewati, saya udah nempuh jarak 2,5 km... dengan berjalan kaki...!!! Belum lagi ditambah dengan keluar masuk beberapa kompleks, gang, dan jalan kecil. Bisa kekar nih betis.

Ya, silahkan menyebut saya wanita perkasa. Tapi tadi siang saya bener-bener ga ngerasa perkasa sama sekali, melainkan MURKA.
http://www.emocutez.com
Gimana ga?? Saya udah kecapean, kepanasan, kehausan, masih ada aja yang pake acara goda-goda segala. Ya tukang ojek lah, ya tukang parkir lah, ya tukang tambal ban lah... Belum pernah keselek sepatu ya...? Sini saya tunjukin rasanya...

Dan setelah semua "perjalanan" yang extra cape itu, saya ga berhasil nemu rumah kontrakan... SATU PUN...!!!

Cape saya ga membawa hasil... hmphh...

Buntut-buntutnya, migrain saya kumat lagi. Great...!
Jadi sekarang saya terpaksa harus istirahat , padahal ada beberapa laporan yang mesti saya selesaikan. Laporan yang pertama sih udah kelar, laporan harian buat teman-teman blogger... hihihiii...

Laporan-laporan lainnya... besok aja deh... mata rasanya udah mo copot nih kalau dipaksa ngadepin komputer...
Nite, nite, everybody...http://www.emocutez.com

19 January 2010

Sebuah Keputusan

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 13:09 11 ocehan mereka
gambar diambil disini

Siapa yang mengira bahwa tahun 2010 saya akan diawali dengan sebuah pergolakan batin antara ego dan keinginan menjadi dewasa. Tercabik antara dendam masa lalu dan keinginan untuk bermetamorfosa bener-bener berat rasanya.

Tepat tanggal 1 Januari 2010, seorang teman lama menyapa saya via chat online. Saya ga tau dari mana dia tau user ID saya (mungkin dia tanya teman saya yang lain), tapi bukan itu yang jadi masalah.

Kehadiran dia kembali membuka luka lama saya. Sebuah luka dalam yang disebabkan oleh kekecewaan gigantis dari seorang sahabat.

Dia pernah jadi sahabat saya. Bahkan sahabat terdekat yang pernah saya miliki. Seseorang yang pernah menjadi kepercayaan terbesar saya. Seseorang yang dengan ikhlas hati saya terima semua kelebihan dan kekurangan serta "perbedaan besar" di antara kami berdua. Saya bahkan bisa terima sikap dia yang selalu menganggap saya saingannya, entah itu dalam hal akademis, pertemanan, atau pun percintaan.

Tapi satu hal yang bener-bener ga bisa saya terima adalah pengkhianatan kepercayaan yang pernah dia lakukan.

Saya ga perlu menjelaskan secara rinci apa yang pernah dia lakukan, tapi yang jelas itu cukup membuat saya berhenti untuk mempercayainya, atau yang lebih parah, berhenti untuk mengenal yang namanya sahabat.

Dan dia hadir lagi. Saya sempat ngerasa bingung. Sebagian hati saya masih sangat membencinya, tapi bagian hati saya yang lain justru sangat mengharapkan saya untuk bisa mulai belajar menerima kesalahan, sebesar apapun kesalahan itu.

Saya ga pernah mau bikin resolusi setiap tahun, tapi saya selalu berharap saya bisa bersikap lebih baik lagi di setiap harinya.
Dan saya pun tau apa yang harus (dan ingin) saya lakukan.
Saya belajar memaafkan dia.
Saya belajar untuk menerima pengkhianatan yang pernah dia lakukan.
Saya mencoba untuk berpikir positif bahwa mungkin dia melakukannya untuk alasan yang meskipun pada saat itu ga bisa saya terima, tapi mungkin ternyata itu adalah satu-satunya yang bisa dia lakukan.

Saya pun tau, saya juga pernah melakukan kesalahan. Sungguh ga adil kalau saya ga bisa menerima kesalahan orang lain sementara saya juga ga luput dari salah dan khilaf. Dan salah satu cara untuk menebusnya adalah dengan membuka kembali jalinan pertemanan itu.

Saya hanya berharap bahwa apa yang saya lakukan ini mampu membuat saya bisa berpikir dan bersikap lebih dewasa lagi.

Welcome back friend. Kita mungkin sudah ga bisa lagi jadi sahabat, tapi kita masih bisa berteman. Mungkin itu yang terbaik yang bisa kita lakukan sekarang.

17 January 2010

Us Against Ourselves

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 23:10 6 ocehan mereka
Anytime we perceive that someone else has weakened us,
has downed us,
has hurt us,
has come "against" us,
we really have to evaluate that honestly.
Did they really...?
Or did we decide they did,
then hurt ourselves with that series of thoughts?


-Lee Travathan-

25 January 2010

Award dan Backlink

Posted by Si_Isna at 11:05 14 comments
"Aku datang membawa award."

Begitu yang dikatakan mba Reni ketika dia berkunjung ke blog saya. Jelas dong saya penasaran, award apa lagi nih yang akan saya terima.

Maka meluncurlah saya ke blog pemberi award, The Others.
http://www.emocutez.com
Dan yang saya temukan adalah award dan sebuah PR berbacklink. O-ooww... bakalan rumit nih, karena sebagian besar teman blogger saya sudah pernah mendapat tugas ini.

Tapi bukan Isna namanya kalau ga bisa nyelesain tugas rumit... hihihii... http://www.emocutez.com

Jadi begini tugasnya. Award ini harus kembali dibagikan kepada sepuluh orang temannya. Dan sepuluh orang "beruntung" yang juga bakalan kebagian tugas ini adalah : desy, anyin, sari, freya, aron, edo belva, mas noor, jonli rahmat koto, mas dadan suryana, dan ninneta.

Tugas berikutnya langsung saya copy paste aja dari blognya mba Reni, soalnya saya agat sedikit kesulitan kalau menggunakan bahasa saya sendiri... hihihiii...
Si penerima award harus meletakkan link-link berikut ini di blog atau di artikelnya :
1. Firmanthok
2. Aldien Blog
3. Coretanku
4. Blognya sii Wina
5. Ordinary blog
6. Catatan syifa.
7. Moody-ninneta
8. Henny
9. The Others...
10. Isna dan 1001 Celotehannya

Nanti silahkan taruh link kalian di nomer 10 jangan nomer lainnya dan hilangkan link nomer 1.
Nah, silahkan copy paste saja, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link blog/website kalian di posisi 10. Ingat, kalian harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika kalian tiba2 di posisi 1, maka link kalian akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.
Ketika posisi kalian 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125

Jadi... tugas udah saya paparkan (jiaaahhh...), sekarang saya mau memajang award dari mba Reni yang dia dapatkan dari mba Henny. 



Dan buat kesepuluh teman yang udah kebagian jatah, awardnya silahkan dicomot. Dan selamat ber-link ria dengan PR nya...
http://www.emocutez.com

23 January 2010

The Way of Succeed

Posted by Si_Isna at 22:24 7 comments
To laugh often and much,
to win the respect of intelligent people and the affection of children,
to earn the appreciation of honest critics and endure the betrayal of false friends,
to appreciate beauty,
to find the best in others,
to leave the world a bit better,
whether by a healthy child, a garden patch...
to know even one life has breathed easier because you have lived.
This is to have succeeded!


-Emerson-

21 January 2010

Cape...

Posted by Si_Isna at 19:24 6 comments
Saat ini saya lagi kesal
Saat ini saya juga lagi cape
Saya kesal karena saya bener-bener kecapean

Karena apa...???

Tadi siang saya ditempatkan pada posisi harus keluar rumah, mengurus beberapa hal di beberapa tempat. Dan yang bikin bete adalah saya terpaksa pergi sendiri, ga ada yang bisa nganterin, termasuk si Pangeran Kodok. Padahal kondisi saya agak sedikit di bawah garis batas orang sehat.

Menghindari disebut cewek manja, saya pun akhirnya menggunakan jasa angkutan umum (yang memang selalu jadi andalan saya). Awalnya saya pergi ke bank untuk buka rekening baru. Dan meskipun di dalam bank AC nya bikin adem, saya tetap aja ngerasa suntuk. Gimana nggak? Nomor antrian yang tertera di monitor : 80. Nomor antrian yang ada di tangan : 102...!!
Zigh...http://www.emocutez.com

Jujur, menunggu tanpa melakukan sesuatu benar-benar melelahkan buat saya.

Tujuan berikutnya adalah mencari rumah kontrakan. Saya memang memutuskan cari rumah kontrakan aja ketimbang ngekos karena saya bisa ngerasa lebih bebas tanpa harus dibikin bete sama anak-anak baru kuliah yang ngekos bareng saya. Saya juga memutuskan untuk mencari rumah kontrakan yang lokasinya dekat dengan tempat saya bekerja. Itu artinya saya harus naik angkot lagi dan harus menempuh jarak kurang lebih enam kilometer.

Bagian naik angkotnya itu sih ga masalah. Bagian nyari rumah kontrakannya yang jadi masalah besar buat saya.

Begitu sampai di daerah yang saya incar-incar (halllaaahhh... bahasanya...), saya memutuskan untuk turun dari angkot dan mulai mencari rumah kontrakan dengan berjalan kaki. Iya, jalan kaki, saudara-saudara. Keluar masuk kompleks, jalan kecil, gang... pokoknya semua jalan yang ada rumahnya saya jelajahi untuk nyari rumah kontrakan yang sesuai sama isi dompet saya.

Dan itu bener-bener bikin saya cape. Kalau diliat dari petunjuk jalan yang saya lewati, saya udah nempuh jarak 2,5 km... dengan berjalan kaki...!!! Belum lagi ditambah dengan keluar masuk beberapa kompleks, gang, dan jalan kecil. Bisa kekar nih betis.

Ya, silahkan menyebut saya wanita perkasa. Tapi tadi siang saya bener-bener ga ngerasa perkasa sama sekali, melainkan MURKA.
http://www.emocutez.com
Gimana ga?? Saya udah kecapean, kepanasan, kehausan, masih ada aja yang pake acara goda-goda segala. Ya tukang ojek lah, ya tukang parkir lah, ya tukang tambal ban lah... Belum pernah keselek sepatu ya...? Sini saya tunjukin rasanya...

Dan setelah semua "perjalanan" yang extra cape itu, saya ga berhasil nemu rumah kontrakan... SATU PUN...!!!

Cape saya ga membawa hasil... hmphh...

Buntut-buntutnya, migrain saya kumat lagi. Great...!
Jadi sekarang saya terpaksa harus istirahat , padahal ada beberapa laporan yang mesti saya selesaikan. Laporan yang pertama sih udah kelar, laporan harian buat teman-teman blogger... hihihiii...

Laporan-laporan lainnya... besok aja deh... mata rasanya udah mo copot nih kalau dipaksa ngadepin komputer...
Nite, nite, everybody...http://www.emocutez.com

19 January 2010

Sebuah Keputusan

Posted by Si_Isna at 13:09 11 comments
gambar diambil disini

Siapa yang mengira bahwa tahun 2010 saya akan diawali dengan sebuah pergolakan batin antara ego dan keinginan menjadi dewasa. Tercabik antara dendam masa lalu dan keinginan untuk bermetamorfosa bener-bener berat rasanya.

Tepat tanggal 1 Januari 2010, seorang teman lama menyapa saya via chat online. Saya ga tau dari mana dia tau user ID saya (mungkin dia tanya teman saya yang lain), tapi bukan itu yang jadi masalah.

Kehadiran dia kembali membuka luka lama saya. Sebuah luka dalam yang disebabkan oleh kekecewaan gigantis dari seorang sahabat.

Dia pernah jadi sahabat saya. Bahkan sahabat terdekat yang pernah saya miliki. Seseorang yang pernah menjadi kepercayaan terbesar saya. Seseorang yang dengan ikhlas hati saya terima semua kelebihan dan kekurangan serta "perbedaan besar" di antara kami berdua. Saya bahkan bisa terima sikap dia yang selalu menganggap saya saingannya, entah itu dalam hal akademis, pertemanan, atau pun percintaan.

Tapi satu hal yang bener-bener ga bisa saya terima adalah pengkhianatan kepercayaan yang pernah dia lakukan.

Saya ga perlu menjelaskan secara rinci apa yang pernah dia lakukan, tapi yang jelas itu cukup membuat saya berhenti untuk mempercayainya, atau yang lebih parah, berhenti untuk mengenal yang namanya sahabat.

Dan dia hadir lagi. Saya sempat ngerasa bingung. Sebagian hati saya masih sangat membencinya, tapi bagian hati saya yang lain justru sangat mengharapkan saya untuk bisa mulai belajar menerima kesalahan, sebesar apapun kesalahan itu.

Saya ga pernah mau bikin resolusi setiap tahun, tapi saya selalu berharap saya bisa bersikap lebih baik lagi di setiap harinya.
Dan saya pun tau apa yang harus (dan ingin) saya lakukan.
Saya belajar memaafkan dia.
Saya belajar untuk menerima pengkhianatan yang pernah dia lakukan.
Saya mencoba untuk berpikir positif bahwa mungkin dia melakukannya untuk alasan yang meskipun pada saat itu ga bisa saya terima, tapi mungkin ternyata itu adalah satu-satunya yang bisa dia lakukan.

Saya pun tau, saya juga pernah melakukan kesalahan. Sungguh ga adil kalau saya ga bisa menerima kesalahan orang lain sementara saya juga ga luput dari salah dan khilaf. Dan salah satu cara untuk menebusnya adalah dengan membuka kembali jalinan pertemanan itu.

Saya hanya berharap bahwa apa yang saya lakukan ini mampu membuat saya bisa berpikir dan bersikap lebih dewasa lagi.

Welcome back friend. Kita mungkin sudah ga bisa lagi jadi sahabat, tapi kita masih bisa berteman. Mungkin itu yang terbaik yang bisa kita lakukan sekarang.

17 January 2010

Us Against Ourselves

Posted by Si_Isna at 23:10 6 comments
Anytime we perceive that someone else has weakened us,
has downed us,
has hurt us,
has come "against" us,
we really have to evaluate that honestly.
Did they really...?
Or did we decide they did,
then hurt ourselves with that series of thoughts?


-Lee Travathan-

My Blog List (testing what a long title looks like)

 
Blog Design by Template-Mama.