Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

18 December 2009

Berlayar Bersama "Perahu Kertas"

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 22:37 5 ocehan mereka
Namanya Kugy. Mungil, pengkhayal, dan berantakan.
Dari benaknya, mengalir untaian dongeng indah.
Keenan belum pernah bertemu manusia seaneh itu.

Namanya Keenan. Cerdas, artistik, dan penuh kejutan.
Dari tangannya, mewujud lukisan-lukisan magis.
Kugy belum pernah bertemu manusia seajaib itu.

Dan kini mereka berhadapan di antara hamparan
misteri dan rintangan.
Akankah dongeng dan lukisan itu bersatu?
Akankah hati dan impian mereka bertemu?

Yah, itu sinopsis yang bisa kalian baca di bagian belakang cover novel Perahu Kertas, satu lagi karya dari seorang penulis wanita favorit saya, Dee. Novel keenamnya ini menurut saya agak sedikit berbeda dengan novel-novel Dee sebelumnya, meskipun tetap tidak menghilangkan ciri khas dari seorang Dewi Lestari.

Tapi jangan tertipu sama covernya yah. Ini bukan novel anak-anak kok. Perahu Kertas mungkin memang terkesan "lebih muda" kalau dibandingkan dengan karya-karya Dee sebelumnya, yaitu Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh, Supernova: Akar, Supernova: Petir, Filosofi Kopi, dan Recto Verso. Tapi bukan berarti novel ini lantas disebut sebagai novel abg. Banyak pesan moral yang ingin disampaikan Dee dalam novel ini, dan itu memang ngena banget dalam kehidupan kita...

Perjuangan untuk mencapai impian...
Pengorbanan demi orang-orang tersayang...
Persahabatan...
Dan juga sikap yang harus kita ambil ketika impian berbenturan dengan realita...

Dee bener-bener mengemasnya dengan sangat apik dalam jalinan cerita yang mampu membuat kita penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya pada tokoh-tokoh dalam Perahu Kertas. Saya ga bisa berhenti baca sampai ke akhir halaman...! Ga salah kalau saya mengidolakan penulis yang satu ini...

Dan pendapat saya tentang novel ini...
Lucu...
Sedih...
Menginspirasi...
Menyemangati saya untuk terus bermimpi...

Pokoknya buku ini must-read and must-have deh...
Keren banget...!!!

13 November 2009

Award Persahabatan Dari Pria Sengkang

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 11:24 4 ocehan mereka
Namanya... ehmmm... yah, saya ga tau apa itu memang nama aslinya atau cuma nick yg dia pake di blog dia. Tapi yang jelas, Becce_Lawo ini adalah salah satu teman blogger saya asal Sengkang, Sulawesi Selatan.
kalau ga salah, becce itu semacam panggilan gitu yah, seperti mas atau abang gitu... bener ga becce...? sok tau mode on... hehee...
Orangnya keknya sih gokil, kalau diliat dari blog plus postingan dia. Kalau menurut saya sih blog-nya becce itu fresh banget, isinya ga ngebosanin, dan menghibur... meskipun saya jarang kasih komen (kabuuurrrr.... sebelum ditimpuk becce...).

Yang sedikit bikin saya kaget dan jadi ga enak sama becce (terkait kasus jarang kasih komen), dia tetap baik sama temen2 blogger-nya yang lain (Becce, kamu boleh ge-er disini...). Buktinya, tanggal sebelas kemaren, dia bagi-bagi award, dan salah satu orang yang beruntung kebagian blog becce adalah.... Saya...!!!


Awardnya dibuat sepenuh hati. Liat aja tuh, becce bela-belain masang template blog saya di award-nya. Dan saya liat lagi, blog temen-temen yang lain juga gitu. Baik banget sih kamu, becce... (hahaa... bikin becce ge-er sege-er2nya...)

Awardnya saya terima yah becce, and makasih banget buat award-nya...

5 November 2009

Balikpapan, Kota Saya Tercinta

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 12:55 1 ocehan mereka
Saya hanya ingin memperlihatkan keindahan kota Balikpapan hari ini. Jadi selamat menikmati pemandangannya...

Kilang Minyak - Kebanggaan kota Balikpapan



Jalan Raya kota Balikpapan yang bersih



Kemegahan Kota Balikpapan

Balikpapan Kota Beriman

Apartemen Grand Sudirman

Taman Bekapai

Balikpapan Coal Terminal

Kilang Minyak Balikpapan


Eksotisme Pulau Tukung




Sisi lain Kota Balikpapan

Banua Patra

Batakan Beach House

Pantai Manggar

Melawai

Pantai Kemala Klandasan

Wilayah pemukiman saya (hehee...)

SMU Negeri 1 Balikpapan
(sekolah saya yang sampai sekarang tetap jadi favorit saya)




gambar diambil di : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=870622

4 November 2009

Catatan Semesta

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 11:51 0 ocehan mereka
Kalian yang ngaku suka baca buku, pasti sudah tau tentang salah satu buku inspiratif karangan Rhonda Byrne, The Secret. Bahkan mungkin yang ga terlalu suka baca buku juga tetap bisa mengenali buku yang satu ini karena sempat menjadi bestseller, dan mungkin sampai sekarang tetap menjadi bestseller.

But honestly, saya ga pernah baca The Secret dan sampai sekarang ga pernah tau isinya seperti apa. Apa saya kuper? Mungkin. Atau mungkin juga karena ternyata saya lebih tertarik pada buku inspiratif yang lain (yang menjadi bahan obrolan saya hari ini)

Saya ingat banget saat itu, tanggal 8 Mei 2008, hari kamis, jam setengah tiga siang, saya memasuki Gramedia dengan rencana matang di kepala saya. Membeli buku The Secret yang dihebohkan oleh pengamat buku dunia dan dicari oleh penikmat buku, dan berencana untuk melahap habis seluruh isinya sebelum saya menikmati makan malam saya.

Dan disanalah buku itu terpajang...
... tampak anggun tersusun di salah satu meja pajang dengan tulisan besar bestseller tergantung di atasnya, terlihat lebih bersinar dibandingkan buku-buku lainnya... okey, saya sudah terlalu berlebihan disini...

Dan tangan saya langsung menyambar salah satu The Secret dari atas meja, dan saya sudah berniat untuk berbalik ke meja kasir ketika tetangkap oleh mata saya buku lain yang terpajang rapi di rak buku tepat di samping meja bestseller.

Cover theme-nya lah yang menarik perhatian saya, dibuat sedikit mirip dengan cover theme The Secret. Nama penulisnya langsung menarik perhatian saya...

Mike Dooley.

Nama itu sepertinya ga asing buat saya
Saya baca judul bukunya...

Notes from The Universe : Pesan-Pesan Inspiratif dari Semesta


Dan kemudian saya tau dimana saya mengenal nama itu...

Dari beberapa referensi yang saya baca tentang The Secret, Mike Dooley adalah salah satu "guru" yang ikut tampil dalam The Secret. Dan entah kenapa, begitu membaca nama Mike Dooley, saya langsung "jatuh cinta" kepada penulis ini.

Sebuah buku dengan penulis yang menjadi salah satu kontributor untuk The Secret, buku yang sangat bestseller, jelas sekali saat itu saya sangat yakin kalau Notes from The Universe jauh lebih layak beli.

Jadi tanpa pikir dua kali lagi, saya langsung mengembalikan The Secret ke mejanya dan meraih Notes from The Universe yang masih terbungkus plastik, langsung membawanya ke meja kasir dengan harapan saya akan menikmati sebuah buku "keren".

Tapi yang saya peroleh ketika saya sudah sampai di kosan, ketika saya sudah mempersiapkan musik instrumen jazz untuk menemani acara membaca saya, dan ketika saya dengan tidak sabar membebaskan si buku dari kemasannya, adalah sedikit rasa kecewa.

Apa ini?
Kok isinya begini?
Kok sedikit banget tulisannya?

Ga ada bab, judul, ataupun sub judul dalam buku itu. Cuma pesan-pesan singkat di setiap halamannya, bahkan ada satu atau dua halaman yang hanya terdiri atas sebaris tulisan.

Saya ga pernah suka buku dengan sedikit tulisan. Ga ada kenikmatan dalam membaca, menurut saya.
Jadi dengan perasaan dongkol, saya membasmi buku itu justru dengan membacanya, dengan tujuan begitu saya selesai membaca semuanya, buku itu bisa saya campakkan begitu saja. Tapi ternyata, semakin saya membalik halaman, kedongkolan saya justru semakin berkurang, dan begitu sampai di akhir halaman buku ini, saya tersadar bahwa ternyata saya sudah membeli buku yang tepat untuk saya.

Ada beberapa pesan dalam buku ini yang sangat saya sukai. Ini salah satunya...

Tantangan-tantangan dalam hidup
tidak muncul begitu saja, betapapun kebetulan
tampaknya. Tantangan hanya tiba ketika kau sudah siap.
Bukan ketika kau sudah siap untuk diremukkan, tetapi
ketika kau sudah siap untuk tumbuh, mengatasi,
dan menjadi lebih besar daripada dirimu sebelum
mereka tiba.

Yang satu ini juga saya suka...

Hal yang baik
dari hal yang buruk adalah mereka membuka jalan
untuk hal-hal yang lebih baik lagi.

Dan juga...

Well, sebenernya hampir semua pesan "Semesta" dalam buku ini saya suka. Dan semakin sering saya membacanya, semakin dalam makna yang saya peroleh, seperti yang juga dikatakan oleh Mike Dooley tentang Notes from The Universe...
Segala sesuatu yang telah saya temukan tersisip rapi antara kalimat-kalimat buku ini, dan untuk pembaca yang bersemangat dan cermat, ada lebih banyak makna yang terkandung di dalamnya dibandingkan ketika Anda membacanya untuk pertama kali.
So, all I have to say is, ini adalah buku yang tepat untuk kalian yang ingin lebih memaknai hidup, atau menggunakan istilah Mike Dooley, "Semesta".

(Saat ini saya berharap bisa punya Notes from The Universe dalam versi Inggrisnya, mungkin maknanya akan lebih terasa)

5 October 2009

I Love You Because...

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 11:03 2 ocehan mereka

Udah pernah baca novel "Test Pack" karangan Ninit Yunita? Belum? Kayanya mesti baca deh. Apalagi buat yang punya rencana married dalam waktu dekat. Novel yang satu ini pas banget dijadikan pegangan. Isinya ga menggurui... justru ngajak kita mikir, merenungkan, dan mengintrospeksi... apakah kita sudah benar-benar siap dan mau menerima pasangan kita apa adanya...? Dan untuk yang sudah berkeluarga... sehatkah hubungan keluarga anda...?

Trust me... novel ini penting banget, ada moral of the story-nya. That's why it becomes one of my favourite novels.

Pertama kali saya baca novel ini, yang saya lakukan adalah ketawa...
ketawa ngakak... http://www.emocutez.com
alur ceritanya lucu bgt... berasa hidup, seakan-akan kita ga baca, tapi dengerin orang lain bercerita.
Tapi... semakin masuk ke konflik kok malah semakin sedih ya...http://www.emocutez.com

Jadi kepikiran... gimana kalau seandainya saya ngalamin hal yang mirip...

Well, yang jelas it's the best Indonesian novel I've ever read. Saya benar-benar suka dengan gaya penulisan Mba Ninit. Isi ceritanya juga oke. Dan tulisan yang paling saya suka ada di bagian akhir novel, adegan dimana Tata, sang istri, menuangkan apa yang ada di kepalanya di sebuah jurnal. That is the best part of the novel... and the most important thing to be understood for all of us...

Ini saya kutip jurnalnya. Supaya mereka-mereka yang belum baca "Test Pack" tau betapa dalamnya makna novel ini...


I LOVE YOU BECAUSE...

Banyak hubungan yang patah hilang dan berganti karena tidak memiliki komitmen.

"I love her because of the way she treats me."
"I love him because of the way he makes me feel."
"I love her because she's beautiful."
"I love him because he's falling on my feet with roses and jewels."

Orang sering mendasari cinta atas hal-hal yang dianggap indah.
It may sound romantic dan melakukan hal tersebut bukan sesuatu yang salah. However, sometimes too romantic that we often hear people saying that in cinema, with us eating pop corn and sush-ing rude people.

Jarang dari mereka (dan mungkin kita sendiri) berpikir :

"I love her because of the way she treats me."
  • What happen if she stops treating you the way you love?
"I love him because of the way he makes me feel."
  • Then what happen if he stops making you feel that way?
"I love her because she's beautiful."
  • Three weeks later, a bus hit her
"I love him because he's falling on my feet with roses and jewels."
  • Out of the blue, he's broke that he couldn't buy you roses and jewels anymore.


Jarang ada yang mengatakan :
"Saya sayang dia karena saya ingin sayang dia."

Itulah komitmen. Komitmen adalah sumber kekuatan, bukan sesuatu yang justru membuat orang takut untuk menghadapinya

Komitmrn adalah sumber kekuatan bagi seorang istri untuk pergi jauh melihat baik dan buruknya suami. Menerima dia ketika sedang tampan dan menerima juga manakala dia seang menguap dengan jeleknya saat bangun pagi.

Komitmen adalah sumber kekuatan bagi seorang suami ketika mengetahui seorang wanita lain mengajaknya berselingkuh dan ia memilih pulang ke rumah untuk makan malam dengan istri dan berbagi kisah sambil tertawa.

................................................................

"I love you... because I want to." That's a powerful sentence, right there.

Sebagian dari kita mungkin ada yang mencintai seseorang karena keadaan sesaat. Karena dia baik, karena dia pintar, even mungkin karena dia kaya. Tidak pernah terpikir apa jadinya, kalau dia mendadak jahat, mendadak tidak sepintar dahulu, atau mendadak miskin.

Will you still love them, then?
That's why you need commitment.
Don't love someone because of what/how/who they are.
From now on,
start loving someone,

because you want to.


See...??
That's the best part of the novel...
That's my favourite statements from "Test Pack".
Gosh... I love this novel...
Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

18 December 2009

Berlayar Bersama "Perahu Kertas"

Posted by Si_Isna at 22:37 5 comments
Namanya Kugy. Mungil, pengkhayal, dan berantakan.
Dari benaknya, mengalir untaian dongeng indah.
Keenan belum pernah bertemu manusia seaneh itu.

Namanya Keenan. Cerdas, artistik, dan penuh kejutan.
Dari tangannya, mewujud lukisan-lukisan magis.
Kugy belum pernah bertemu manusia seajaib itu.

Dan kini mereka berhadapan di antara hamparan
misteri dan rintangan.
Akankah dongeng dan lukisan itu bersatu?
Akankah hati dan impian mereka bertemu?

Yah, itu sinopsis yang bisa kalian baca di bagian belakang cover novel Perahu Kertas, satu lagi karya dari seorang penulis wanita favorit saya, Dee. Novel keenamnya ini menurut saya agak sedikit berbeda dengan novel-novel Dee sebelumnya, meskipun tetap tidak menghilangkan ciri khas dari seorang Dewi Lestari.

Tapi jangan tertipu sama covernya yah. Ini bukan novel anak-anak kok. Perahu Kertas mungkin memang terkesan "lebih muda" kalau dibandingkan dengan karya-karya Dee sebelumnya, yaitu Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh, Supernova: Akar, Supernova: Petir, Filosofi Kopi, dan Recto Verso. Tapi bukan berarti novel ini lantas disebut sebagai novel abg. Banyak pesan moral yang ingin disampaikan Dee dalam novel ini, dan itu memang ngena banget dalam kehidupan kita...

Perjuangan untuk mencapai impian...
Pengorbanan demi orang-orang tersayang...
Persahabatan...
Dan juga sikap yang harus kita ambil ketika impian berbenturan dengan realita...

Dee bener-bener mengemasnya dengan sangat apik dalam jalinan cerita yang mampu membuat kita penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya pada tokoh-tokoh dalam Perahu Kertas. Saya ga bisa berhenti baca sampai ke akhir halaman...! Ga salah kalau saya mengidolakan penulis yang satu ini...

Dan pendapat saya tentang novel ini...
Lucu...
Sedih...
Menginspirasi...
Menyemangati saya untuk terus bermimpi...

Pokoknya buku ini must-read and must-have deh...
Keren banget...!!!

13 November 2009

Award Persahabatan Dari Pria Sengkang

Posted by Si_Isna at 11:24 4 comments
Namanya... ehmmm... yah, saya ga tau apa itu memang nama aslinya atau cuma nick yg dia pake di blog dia. Tapi yang jelas, Becce_Lawo ini adalah salah satu teman blogger saya asal Sengkang, Sulawesi Selatan.
kalau ga salah, becce itu semacam panggilan gitu yah, seperti mas atau abang gitu... bener ga becce...? sok tau mode on... hehee...
Orangnya keknya sih gokil, kalau diliat dari blog plus postingan dia. Kalau menurut saya sih blog-nya becce itu fresh banget, isinya ga ngebosanin, dan menghibur... meskipun saya jarang kasih komen (kabuuurrrr.... sebelum ditimpuk becce...).

Yang sedikit bikin saya kaget dan jadi ga enak sama becce (terkait kasus jarang kasih komen), dia tetap baik sama temen2 blogger-nya yang lain (Becce, kamu boleh ge-er disini...). Buktinya, tanggal sebelas kemaren, dia bagi-bagi award, dan salah satu orang yang beruntung kebagian blog becce adalah.... Saya...!!!


Awardnya dibuat sepenuh hati. Liat aja tuh, becce bela-belain masang template blog saya di award-nya. Dan saya liat lagi, blog temen-temen yang lain juga gitu. Baik banget sih kamu, becce... (hahaa... bikin becce ge-er sege-er2nya...)

Awardnya saya terima yah becce, and makasih banget buat award-nya...

5 November 2009

Balikpapan, Kota Saya Tercinta

Posted by Si_Isna at 12:55 1 comments
Saya hanya ingin memperlihatkan keindahan kota Balikpapan hari ini. Jadi selamat menikmati pemandangannya...

Kilang Minyak - Kebanggaan kota Balikpapan



Jalan Raya kota Balikpapan yang bersih



Kemegahan Kota Balikpapan

Balikpapan Kota Beriman

Apartemen Grand Sudirman

Taman Bekapai

Balikpapan Coal Terminal

Kilang Minyak Balikpapan


Eksotisme Pulau Tukung




Sisi lain Kota Balikpapan

Banua Patra

Batakan Beach House

Pantai Manggar

Melawai

Pantai Kemala Klandasan

Wilayah pemukiman saya (hehee...)

SMU Negeri 1 Balikpapan
(sekolah saya yang sampai sekarang tetap jadi favorit saya)




gambar diambil di : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=870622

4 November 2009

Catatan Semesta

Posted by Si_Isna at 11:51 0 comments
Kalian yang ngaku suka baca buku, pasti sudah tau tentang salah satu buku inspiratif karangan Rhonda Byrne, The Secret. Bahkan mungkin yang ga terlalu suka baca buku juga tetap bisa mengenali buku yang satu ini karena sempat menjadi bestseller, dan mungkin sampai sekarang tetap menjadi bestseller.

But honestly, saya ga pernah baca The Secret dan sampai sekarang ga pernah tau isinya seperti apa. Apa saya kuper? Mungkin. Atau mungkin juga karena ternyata saya lebih tertarik pada buku inspiratif yang lain (yang menjadi bahan obrolan saya hari ini)

Saya ingat banget saat itu, tanggal 8 Mei 2008, hari kamis, jam setengah tiga siang, saya memasuki Gramedia dengan rencana matang di kepala saya. Membeli buku The Secret yang dihebohkan oleh pengamat buku dunia dan dicari oleh penikmat buku, dan berencana untuk melahap habis seluruh isinya sebelum saya menikmati makan malam saya.

Dan disanalah buku itu terpajang...
... tampak anggun tersusun di salah satu meja pajang dengan tulisan besar bestseller tergantung di atasnya, terlihat lebih bersinar dibandingkan buku-buku lainnya... okey, saya sudah terlalu berlebihan disini...

Dan tangan saya langsung menyambar salah satu The Secret dari atas meja, dan saya sudah berniat untuk berbalik ke meja kasir ketika tetangkap oleh mata saya buku lain yang terpajang rapi di rak buku tepat di samping meja bestseller.

Cover theme-nya lah yang menarik perhatian saya, dibuat sedikit mirip dengan cover theme The Secret. Nama penulisnya langsung menarik perhatian saya...

Mike Dooley.

Nama itu sepertinya ga asing buat saya
Saya baca judul bukunya...

Notes from The Universe : Pesan-Pesan Inspiratif dari Semesta


Dan kemudian saya tau dimana saya mengenal nama itu...

Dari beberapa referensi yang saya baca tentang The Secret, Mike Dooley adalah salah satu "guru" yang ikut tampil dalam The Secret. Dan entah kenapa, begitu membaca nama Mike Dooley, saya langsung "jatuh cinta" kepada penulis ini.

Sebuah buku dengan penulis yang menjadi salah satu kontributor untuk The Secret, buku yang sangat bestseller, jelas sekali saat itu saya sangat yakin kalau Notes from The Universe jauh lebih layak beli.

Jadi tanpa pikir dua kali lagi, saya langsung mengembalikan The Secret ke mejanya dan meraih Notes from The Universe yang masih terbungkus plastik, langsung membawanya ke meja kasir dengan harapan saya akan menikmati sebuah buku "keren".

Tapi yang saya peroleh ketika saya sudah sampai di kosan, ketika saya sudah mempersiapkan musik instrumen jazz untuk menemani acara membaca saya, dan ketika saya dengan tidak sabar membebaskan si buku dari kemasannya, adalah sedikit rasa kecewa.

Apa ini?
Kok isinya begini?
Kok sedikit banget tulisannya?

Ga ada bab, judul, ataupun sub judul dalam buku itu. Cuma pesan-pesan singkat di setiap halamannya, bahkan ada satu atau dua halaman yang hanya terdiri atas sebaris tulisan.

Saya ga pernah suka buku dengan sedikit tulisan. Ga ada kenikmatan dalam membaca, menurut saya.
Jadi dengan perasaan dongkol, saya membasmi buku itu justru dengan membacanya, dengan tujuan begitu saya selesai membaca semuanya, buku itu bisa saya campakkan begitu saja. Tapi ternyata, semakin saya membalik halaman, kedongkolan saya justru semakin berkurang, dan begitu sampai di akhir halaman buku ini, saya tersadar bahwa ternyata saya sudah membeli buku yang tepat untuk saya.

Ada beberapa pesan dalam buku ini yang sangat saya sukai. Ini salah satunya...

Tantangan-tantangan dalam hidup
tidak muncul begitu saja, betapapun kebetulan
tampaknya. Tantangan hanya tiba ketika kau sudah siap.
Bukan ketika kau sudah siap untuk diremukkan, tetapi
ketika kau sudah siap untuk tumbuh, mengatasi,
dan menjadi lebih besar daripada dirimu sebelum
mereka tiba.

Yang satu ini juga saya suka...

Hal yang baik
dari hal yang buruk adalah mereka membuka jalan
untuk hal-hal yang lebih baik lagi.

Dan juga...

Well, sebenernya hampir semua pesan "Semesta" dalam buku ini saya suka. Dan semakin sering saya membacanya, semakin dalam makna yang saya peroleh, seperti yang juga dikatakan oleh Mike Dooley tentang Notes from The Universe...
Segala sesuatu yang telah saya temukan tersisip rapi antara kalimat-kalimat buku ini, dan untuk pembaca yang bersemangat dan cermat, ada lebih banyak makna yang terkandung di dalamnya dibandingkan ketika Anda membacanya untuk pertama kali.
So, all I have to say is, ini adalah buku yang tepat untuk kalian yang ingin lebih memaknai hidup, atau menggunakan istilah Mike Dooley, "Semesta".

(Saat ini saya berharap bisa punya Notes from The Universe dalam versi Inggrisnya, mungkin maknanya akan lebih terasa)

5 October 2009

I Love You Because...

Posted by Si_Isna at 11:03 2 comments

Udah pernah baca novel "Test Pack" karangan Ninit Yunita? Belum? Kayanya mesti baca deh. Apalagi buat yang punya rencana married dalam waktu dekat. Novel yang satu ini pas banget dijadikan pegangan. Isinya ga menggurui... justru ngajak kita mikir, merenungkan, dan mengintrospeksi... apakah kita sudah benar-benar siap dan mau menerima pasangan kita apa adanya...? Dan untuk yang sudah berkeluarga... sehatkah hubungan keluarga anda...?

Trust me... novel ini penting banget, ada moral of the story-nya. That's why it becomes one of my favourite novels.

Pertama kali saya baca novel ini, yang saya lakukan adalah ketawa...
ketawa ngakak... http://www.emocutez.com
alur ceritanya lucu bgt... berasa hidup, seakan-akan kita ga baca, tapi dengerin orang lain bercerita.
Tapi... semakin masuk ke konflik kok malah semakin sedih ya...http://www.emocutez.com

Jadi kepikiran... gimana kalau seandainya saya ngalamin hal yang mirip...

Well, yang jelas it's the best Indonesian novel I've ever read. Saya benar-benar suka dengan gaya penulisan Mba Ninit. Isi ceritanya juga oke. Dan tulisan yang paling saya suka ada di bagian akhir novel, adegan dimana Tata, sang istri, menuangkan apa yang ada di kepalanya di sebuah jurnal. That is the best part of the novel... and the most important thing to be understood for all of us...

Ini saya kutip jurnalnya. Supaya mereka-mereka yang belum baca "Test Pack" tau betapa dalamnya makna novel ini...


I LOVE YOU BECAUSE...

Banyak hubungan yang patah hilang dan berganti karena tidak memiliki komitmen.

"I love her because of the way she treats me."
"I love him because of the way he makes me feel."
"I love her because she's beautiful."
"I love him because he's falling on my feet with roses and jewels."

Orang sering mendasari cinta atas hal-hal yang dianggap indah.
It may sound romantic dan melakukan hal tersebut bukan sesuatu yang salah. However, sometimes too romantic that we often hear people saying that in cinema, with us eating pop corn and sush-ing rude people.

Jarang dari mereka (dan mungkin kita sendiri) berpikir :

"I love her because of the way she treats me."
  • What happen if she stops treating you the way you love?
"I love him because of the way he makes me feel."
  • Then what happen if he stops making you feel that way?
"I love her because she's beautiful."
  • Three weeks later, a bus hit her
"I love him because he's falling on my feet with roses and jewels."
  • Out of the blue, he's broke that he couldn't buy you roses and jewels anymore.


Jarang ada yang mengatakan :
"Saya sayang dia karena saya ingin sayang dia."

Itulah komitmen. Komitmen adalah sumber kekuatan, bukan sesuatu yang justru membuat orang takut untuk menghadapinya

Komitmrn adalah sumber kekuatan bagi seorang istri untuk pergi jauh melihat baik dan buruknya suami. Menerima dia ketika sedang tampan dan menerima juga manakala dia seang menguap dengan jeleknya saat bangun pagi.

Komitmen adalah sumber kekuatan bagi seorang suami ketika mengetahui seorang wanita lain mengajaknya berselingkuh dan ia memilih pulang ke rumah untuk makan malam dengan istri dan berbagi kisah sambil tertawa.

................................................................

"I love you... because I want to." That's a powerful sentence, right there.

Sebagian dari kita mungkin ada yang mencintai seseorang karena keadaan sesaat. Karena dia baik, karena dia pintar, even mungkin karena dia kaya. Tidak pernah terpikir apa jadinya, kalau dia mendadak jahat, mendadak tidak sepintar dahulu, atau mendadak miskin.

Will you still love them, then?
That's why you need commitment.
Don't love someone because of what/how/who they are.
From now on,
start loving someone,

because you want to.


See...??
That's the best part of the novel...
That's my favourite statements from "Test Pack".
Gosh... I love this novel...

My Blog List (testing what a long title looks like)

 
Blog Design by Template-Mama.