16 August 2009

Bengong....

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 19:04 4 ocehan mereka Links to this post
Mmmmm....
Tuk... tuk... tuk...
Whing... whiiiinggg....
Hmmhmhmmmm....
Hufhhhh...

13 August 2009

Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 10:51 2 ocehan mereka Links to this post
Confuse Pictures, Images and Photos confuse Pictures, Images and Photos confuse Pictures, Images and Photos

Bingung memilih jurusan yang tepat? Pertanyaan ini mungkin kedengarannya klise dan selalu muncul setiap tahun sebelum tahun ajaran baru dimulai. Apalagi buat para calon mahasiswa.

Meskipun sekarang era informasi dengan akses yang terbuka sangat lebar, terutama dari dunia maya, bukan berarti setiap calon mahasiswa mampu menentukan pilihan yang tepat. Ada yang akhirnya memilih jurusan cuma karena jurusan tersebut lagi populer atau karena bingung dengan sekian banyak pilihan yang tersedia. Iroisnya, sampai saat sekarang ini masih banyak ditemui mahasiswa yang memilih jurusan dengan terpaksa akibat suruhan atau obsesi orang tuanya. Kalau hal ini yang terjadi, apakah hasil akhirnya akan memuaskan?

Bimibingan dan arahan tetaplah diperlukan, namun bukan sebuah suruhan yang tidak bisa ditampik oleh calon mahasiswa. Hal ini bisa dimulai dengan mengenali beragam profesi yang dapat digeluti dan porspektif di masa depan.

Ada banyak profesi yang menjanjikan namun dulunya cuma dilirik sebagian orang. Sekolah di bidang pariwisata, mislanya yang memiliki beberapa pilihanstudi seperti bagian chef,pastry, manajemen, dan lain-laon. Tidak sedikit diantaranya yang akhirnya menapaki karier di mancanegara dan sukses.

Atau, siapa yang mengira jika ilmu komunikasi akan sepopuler sekarang jika dibandingkan sepuluh tahun lalu? Dari bidang studi ini ada beberapa profesi yang bisa digeluti, mulai menjadi praktisi media massa, mendalami studi media untuk menjadi peneliti, atau bekerja di bagian kreatif seperti periklanan. Industri-industri ini pun akan terus dibutuhkan, yang berarti membutuhkan sumber daya manusia yang baru setiap eranya.

Yang penting adalah minat calon mahasiswa yang besar terhadap suatu bidang studi. Karena apapun yang akan dipilih, itulah yang akan mengantarnya pada keberhasilan. Mengetahui minat itulah yang menjadi prioritas para calon mahasiswa. Kalau masih bingung juga dengan minat yang dimiliki, mungkin bisa ditilik dari nilai-nilai akademis, hobi, maupun obsesi calon mahasiswa.

Jika sudah membuat keputusan, Para calon mahasiswa bisa mencoba menyusun renacana di tahun-tahun mendatang setelah lulus dengan bidang studi yang telah dipilih. Dari sini bisa dilihat apakah mereka telah paham dengan baik bidang studi tersebut, memiliki perencanaan matang atau tidak, atau sekadar memilih dengan buta arah.

Referensi : Kompas

11 August 2009

Yang Tertinggi

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 10:47 1 ocehan mereka Links to this post
"Orang yang mendaki paling tinggi adalah orang yang membantu orang lain naik ke atas" (George Matthew Adams)

"Di tempat kami berada udara dingin sekali. sehingga lilin membeku dan kami tidak bisa meniupnya untuk memadamkan nyalanya," kata seorang pria kepada pria lainnya.
"Itu belum apa-apa," jawab pria satunya. "Di tempat kami tiap kata-kata keluar dari mulut dalam kepingan-kepingan es kecil, dan kami harus menggorengnya terlebih dulu supaya bisa mellihat apa yang kami bicarakan." (majalah Courier Journal).

Obrolan di atas tentulah banyolan belaka. Tapi, intinya, pria yang satu tidak mau kalah dibanding pria lainnya. Dan, pada kenyataannya, manusia pada umumnya memang demikian.

Dalam hidup ini orang selalu ingin melebihi orang lainnya. Karena itulah orang yang sudah meraih gelar sarjana masih juga meneruskan pendidikannya hingga menyandang status master. Cukup? Ternyata belum. Pendidikannya diteruskan lagi hingga mencapai gelas doktor. Sementara puluhan anak di lingkungannya terpaksa putus sekolah sebelum sempat memegang ijazah karena orangtuanya hidup susah.

Karena itu pula orang tidak pernah merasa dirinya kaya, sebab selalu saja ada orang lain yang lebih kaya. Sayangnya, untuk menumpuk kekayaan orang tak jarang menghalalkan segala cara: membabat hutan dan bahkan berbisnis obat terlarang yang menyebabkan generasi muda tergelincir ke jurang kehancuran.

Keinginan untuk melebihi orang lain tersebut berlanjut pula pada sikap hidup keseharian. Orang yang sudah memiliki dua buah mobil, selalu saja ingin membeli mpbil baru yag ketiga. Jika tetangga sebelah memiliki jumlah yang sama, maka ia akan menambah satu lagi aga melebihinya. Jika tetangganya punya mobil baru, ia akan membeli yang lebih baru. Karena itulah setiap mobil produk terbaru diluncurkan ke pasar, selalu saja ada banyak pembelinya. Soalnya, orang membeli mobil tidak lagi sekadar untuk memenuhi kebutuhan, melainkan demi memenuhi keinginan melebihi orang lain.

Dalam soal ibadah pun tidak sedikit orang yang melakukannya tidak semata karena iman, tapi juga demi persaingan. Makanya tidak sedikit orang yang berulang kali naik haji, sementara tetangga di sebelah atau di belakang rumahnya kerap kehabisan nasi. Tidak sedikit oarang yang menggunakan sajadah atau mukena mewah, sementara banyak orang di sekellingnya berkeluh kesah dililit kesusahan.

Semua itu dilakukan orang demi ambisinya menjadi yang tertinggi, yang tak tersaingi. Padahal mana ada mobil baru, sebab selalu saja ada mobil produk terbaru. Mana ada orang yang bisa disebut paling banyak ibadahnya, sebab yang dihitung bukan banyak sedikitnya, melainkan seberapa tinggi tingkat keikhlasannya. Mana ada orang terkaya, sebab selalu saja ada orang lain yang lebih kaya dan kekayaan itu sendiri sifatnya sementara saja. Selain itu, kekayaan yang sebenarnya adalah seberapa banyak seseorang dapat memberi orang lain.

Karena itulah Henry Van Dyke mengingatkan: ada ambisi yang lebih luhur daripada hanya berdiri di ketinggian di dunia, yaitu membungkuk ke bawah dan mengangkat umat manusia sedikit lebih tinggi derajatnya.

Sumber: Media Kalimantan

10 August 2009

Insomnia VS Formula 20 Menit

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 11:25 0 ocehan mereka Links to this post
This is the hardest day of my life... Tau apa alasannya...?
Dalam tiga hari ini sayah cuma tidur 5 jam. LIMA JAM..!! Dan sisanya sayah pake buat nyanyiin lagunya Craig David... feels like insomnia... uwoooo... feels like insomnia... uwoooo.... Btw, Craig David sekarang agak gedean gitu ya bodinya. Sayah jadi serem ngeliatnya. Ga ada kesan manis lagi. Lagu-lagunya juga mulai berkurang kualitasnya. Kira-kira kapan lagi ya Craig David bikin lagu semanis Hidden Agenda, atau Fill Me In, atau Walking Away, atau... Tunggu dulu, kita sebenarnya ngomongin apaan sey. Fokus, isna, fokus...

Oke... balik lagi ke tulisan... jadi kebayang kan gimana stress nya sayah. Dalam tiga hari itu paling ga sayah harus tidur antara 20-24 jam, tapi sayah cuma berhasil dapat lima jam, itupun ga berkualitas. What's wrong with me...?!!

Akhirnya sayah coba cari-cari info soal insomnia. Kali aja nemu gimana caranya ngusir penyakit yang bikin stess ini. Mungkin bisa bantu kalian yang juga ngalamin hal yang sama. Dan ternyata katanya Insomnia atau penyakit sulit tidur ini memang penyakit laten manusia modern. Penyebabnya banyak, mulai dari stres, gelisah, takut, atau pola makan yang kurang sehat. Cara tergampang yang biasa dipakai buat mengatasinya adalah mengkonsumsi obat tidur. Tapi yang satu ini bisa berbahaya, karena justru bisa bikin kecanduan.

Dari sekian banyak artikel yang sayah baca tentang tips mengusir insomnia, ternyata semuanya sama dan terkesan standar. Mulai dari saran minum segelas susu hangat sebelum tidur (ini sudah sayah coba, tapi yang ada sayah malah kebelet ke kamar mandi mulu...), mendengarkan musik (sayah malah tertarik ikutan nyanyi-nyanyi..hehehe...), sampai anjuran untuk melakukan hubungan seks terlebih dulu (how the hell I would do this...?! Get right...!!).

Tapi ternyata ada satu info terbaru yang berhasil sayah temukan. Salah satu tips terbaru yang layak dicoba adalah menggunakan formula 20 menit. Anjurannya seperti ini: kalau selama 20 menit kalian belum juga terlelap padahal sudah sangat ingin tidur, maka sebisanya kalian beranjak dari tempat tidur. Kenapa demikian? Karena, secara tidak sadar saat itu kalian sudah mengasosiasikan tempat tidur sebagai tempat yang tidak bisa membuat kalian tertidur. Jadi, ketika kalian berusaha untuk tidur, kalian malah semakin terperangkap dalam asosiasi bahwa kalian tidak akan bisa tidur.

Karena itu, cobalah mengambil jarak dengan pergi ke luar ruangan. Kalau bisa yang penerangannya minim, dan jangan melakukan aktifitas yang menstimulasi otak seperti surfing di internet, atau baca novel. Biarkan saja pikiran kalian istirahat. Lakukan selama 20 menit, terus kembali lagi ke tempat tidur. Biasanya, setelah itu kantuk akan menyerang lebih cepat. Kalau ternyata selama 20 menit si kantuk belum datang juga, lakukan kembali ritual tadi, sampai kalian benar-benar merasa mengantuk.

Jadi, selamat mencoba, dan selamat tidur...

7 August 2009

Berkat Sahabat

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 14:40 0 ocehan mereka Links to this post

Kenal kan sama dua anak di atas...? Harry Potter dan Ron Weasley, dua sahabat yang jarang terpisahkan dalam cerita Harry Potter. Kalau ngomongin persahabatan, sayah jadi ingat satu kisah yang pernah Ku baca di Intisari edisi lama, satu kisah yang bikin sayah tersentuh.

Ini kisah persahabatan dua anak manusia. Yang seorang adalah putra Presiden, yang lain pemuda rakyat jelata bernama Pono. Persahabatan ini sudah terjalin sejak mereka masih di bangku sekolah. Pno punya kebiasaan yang kadang menjengkelkan. Apa pun peristiwa yang terjadi di depannya selalu dianggap positif. "Itu baik!" katanya selalu.

Hari itu seperti yang sering mereka lakukan, Pono menemani sahabatnya berburu. Tugasnya membawa senapan dan mengisi peluru agar selalu siap digunakan. Entah kenapa, barangkali belum terkunci secara sempurna, setelah diserahkan kepada sahabatnya senapan itu meletus. Akibatnya cukup fatal. Ibu jari putra Presiden terkena terjangan peluru dan putus. Melihat itu tanpa sadar dengan kalemnya Pono berkomentar, "Itu baik!". Kontan sahabatnya naik pitam. "Bagaimana kau ini! Jempolku putus tertembak, malah dibilang baik. Brengsek!". Agaknya kali ini kelakuan Pono tak termaafkan. Ia dijebloskan ke penjara.

Beberapa bulan kemudian, sang putra Presiden kembali pergi berburu ke Afrika. Malang, ia tersesat di hutan lebat dan ditangkap sukuk primitif yang masih kanibal. Malam harinya, dalam keadaan terikat ia akan dibakar untuk disantap ramai-ramai. Anehnya, mendadak ia dibebaskan. Balakangan ketahuan, suku tersebut pantang memangsa makhluk yang organ tubuhnya tidak lengkap.

Nasib baik itu membuat sang putra Presiden termenung. Ia teringat kembali peristiwa ketika jempolnya putus tertembak lantaran ulah Pono. Ia kemudian menemui Pono di penjara. "Ternyata kau benar. Ada baiknya jempolku tertembak," katanya sambil menceritakn peristiwa yang baru saja dialaminya d Afrika. "Aku menyesal telah memenjarakanmu."

"Oh, tidak. Bagiku, ini baik."

"Bagaimana kau ini? Memenjarakan teman kau bilang baik?"

"Kalau aku tidak dipenjara, pasti saat itu aku bersamamu."


Kisah satir ini mengingatkan pada pernyataan Randolph Bourne, intelektual Amerika yang juga anak didik John Dewey. Katanya, seorang teman itu memang dipilih untuk kita berdasarkan hukum perasaan yng tersembunyi, bukan oleh kehendak sadar kita si manusia.

What do you think...??

6 August 2009

Ada Apa Dengan Cinta?

Dicelotehkan oleh Si_Isna jam 11:30 0 ocehan mereka Links to this post
Ga, sayah ga ngomongin film yang dibintangin Dian Sastro sama Nicholas Saputra. Hari ini sayah emang bener-bener ngomongin soal cinta. Tapi tenang... sayah juga ga bakal bermellow-mellow kok disini.

Jadi sekali lagi sayah ajuin pertanyaan di atas. Ada apa dengan Cinta? Kenapa satu kata dengan lima huruf ini begitu berpengaruh dalam kehidupan kita? Dan kenapa begitu banyak hal yang bener-bener ga bisa dijawab dengan nalar ternyata bisa dengan begitu mudah terselesaikan hanya dengan bantuan cinta...?

Sebenernya... ga sedikitpun tercetus ide buat nulis topik ini today. Sayah cuma baru aja melarikan diri dari tetangga sebelah kamar kos yang lagi-lagi bertengkar sama pacarnya. Dan ini sudah yang kesekian kalinya mereka bertengkar.

Eits... tunggu dulu. Sayah ga ada niat buat ngegosip. Sayah cuma heran aja. Pasangan yang barusan sayah sebut ini kalo diliat-liat kayanya punya hubungan yang ga sehat, bahkan mungkin termasuk salah satu dari sekian banyak korban keanehan cinta. Means what...?
Maksudnya, mereka ini sering banget bertengkar, terus akur plus mesra-mesraan lagi, tapi besoknya malah bertengkar lebih hebat lagi daripada sebelumnya. Jadi sebenarnya apa yang mereka harapkan dalam hubungan mereka...? Ga cape tuh kalau harus bertengkar mulu...? Bukankah lebih baik mereka putus aja sekalian kalau memang ternyata ga ada kecocokan...?

Ngeliat keadaan seperti ini sayah jadi bertanya-tanya... apa yang bisa membuat pasangan seperti ini tetap bertahan dalam hubungan yang bisa dibilang ga sehat...? Dan karena ga ada yang ngasih sayah jawaban , akhirnya Ku jawab sendiri...

Alasan yang pertama mungkin karena si cewek atau si cowok ngerasa belum siap kalau harus ngejomblo seandainya mereka putus. Itu artinya harus ada cadangan dulu sebelum kata putus terucap. Yang artinya lagi... sebelum ada pacar cadangan, pacar yang sudah ada ini harus dipertahankan dulu, ga peduli kalau harus bertengkar tiap hari.

Yang kedua... nah, yang ini fokus ke cewek. Ada kemungkinan kenapa cowoknya tetap dipertahankan sama si cewek. She had lost her virginity by him...!! Ini sudah cukup jelas dan sudah jadi harga mati buat si cewek buat ga ngelepasin si cowok no matter what happen...!! (duh... kalau begini sih amit-amit jabang bayi deh...)

Materi juga ternyata punya peranan penting dalam hal ini. Dan yang berperan disini sudah jelas para cewek atau cowok matre. Bodo amat deh kalau tiap hari harus bertengkar, yang penting saldo rekening terus bertambah (ck...ck...ck...)

Yang terakhir, dan ini yang jadi topik utama obrolan kita. Karena CINTA. Begitu cintanya si cewek atau si cowok sama pasangannya, mereka bakalan tetap berusaha mempertahankan hubungan dan berharap suatu saat karena Cinta itu juga mereka akan tetap bersama selamanya (cieee...)

Jadi kalau memang ternyata cinta yang paling berperan dalam hal ini, sudah sepantasnya sayah bertanya... ADA APA DENGAN CINTA....???

16 August 2009

Bengong....

Posted by Si_Isna at 19:04 4 comments Links to this post
Mmmmm....
Tuk... tuk... tuk...
Whing... whiiiinggg....
Hmmhmhmmmm....
Hufhhhh...

13 August 2009

Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat

Posted by Si_Isna at 10:51 2 comments Links to this post
Confuse Pictures, Images and Photos confuse Pictures, Images and Photos confuse Pictures, Images and Photos

Bingung memilih jurusan yang tepat? Pertanyaan ini mungkin kedengarannya klise dan selalu muncul setiap tahun sebelum tahun ajaran baru dimulai. Apalagi buat para calon mahasiswa.

Meskipun sekarang era informasi dengan akses yang terbuka sangat lebar, terutama dari dunia maya, bukan berarti setiap calon mahasiswa mampu menentukan pilihan yang tepat. Ada yang akhirnya memilih jurusan cuma karena jurusan tersebut lagi populer atau karena bingung dengan sekian banyak pilihan yang tersedia. Iroisnya, sampai saat sekarang ini masih banyak ditemui mahasiswa yang memilih jurusan dengan terpaksa akibat suruhan atau obsesi orang tuanya. Kalau hal ini yang terjadi, apakah hasil akhirnya akan memuaskan?

Bimibingan dan arahan tetaplah diperlukan, namun bukan sebuah suruhan yang tidak bisa ditampik oleh calon mahasiswa. Hal ini bisa dimulai dengan mengenali beragam profesi yang dapat digeluti dan porspektif di masa depan.

Ada banyak profesi yang menjanjikan namun dulunya cuma dilirik sebagian orang. Sekolah di bidang pariwisata, mislanya yang memiliki beberapa pilihanstudi seperti bagian chef,pastry, manajemen, dan lain-laon. Tidak sedikit diantaranya yang akhirnya menapaki karier di mancanegara dan sukses.

Atau, siapa yang mengira jika ilmu komunikasi akan sepopuler sekarang jika dibandingkan sepuluh tahun lalu? Dari bidang studi ini ada beberapa profesi yang bisa digeluti, mulai menjadi praktisi media massa, mendalami studi media untuk menjadi peneliti, atau bekerja di bagian kreatif seperti periklanan. Industri-industri ini pun akan terus dibutuhkan, yang berarti membutuhkan sumber daya manusia yang baru setiap eranya.

Yang penting adalah minat calon mahasiswa yang besar terhadap suatu bidang studi. Karena apapun yang akan dipilih, itulah yang akan mengantarnya pada keberhasilan. Mengetahui minat itulah yang menjadi prioritas para calon mahasiswa. Kalau masih bingung juga dengan minat yang dimiliki, mungkin bisa ditilik dari nilai-nilai akademis, hobi, maupun obsesi calon mahasiswa.

Jika sudah membuat keputusan, Para calon mahasiswa bisa mencoba menyusun renacana di tahun-tahun mendatang setelah lulus dengan bidang studi yang telah dipilih. Dari sini bisa dilihat apakah mereka telah paham dengan baik bidang studi tersebut, memiliki perencanaan matang atau tidak, atau sekadar memilih dengan buta arah.

Referensi : Kompas

11 August 2009

Yang Tertinggi

Posted by Si_Isna at 10:47 1 comments Links to this post
"Orang yang mendaki paling tinggi adalah orang yang membantu orang lain naik ke atas" (George Matthew Adams)

"Di tempat kami berada udara dingin sekali. sehingga lilin membeku dan kami tidak bisa meniupnya untuk memadamkan nyalanya," kata seorang pria kepada pria lainnya.
"Itu belum apa-apa," jawab pria satunya. "Di tempat kami tiap kata-kata keluar dari mulut dalam kepingan-kepingan es kecil, dan kami harus menggorengnya terlebih dulu supaya bisa mellihat apa yang kami bicarakan." (majalah Courier Journal).

Obrolan di atas tentulah banyolan belaka. Tapi, intinya, pria yang satu tidak mau kalah dibanding pria lainnya. Dan, pada kenyataannya, manusia pada umumnya memang demikian.

Dalam hidup ini orang selalu ingin melebihi orang lainnya. Karena itulah orang yang sudah meraih gelar sarjana masih juga meneruskan pendidikannya hingga menyandang status master. Cukup? Ternyata belum. Pendidikannya diteruskan lagi hingga mencapai gelas doktor. Sementara puluhan anak di lingkungannya terpaksa putus sekolah sebelum sempat memegang ijazah karena orangtuanya hidup susah.

Karena itu pula orang tidak pernah merasa dirinya kaya, sebab selalu saja ada orang lain yang lebih kaya. Sayangnya, untuk menumpuk kekayaan orang tak jarang menghalalkan segala cara: membabat hutan dan bahkan berbisnis obat terlarang yang menyebabkan generasi muda tergelincir ke jurang kehancuran.

Keinginan untuk melebihi orang lain tersebut berlanjut pula pada sikap hidup keseharian. Orang yang sudah memiliki dua buah mobil, selalu saja ingin membeli mpbil baru yag ketiga. Jika tetangga sebelah memiliki jumlah yang sama, maka ia akan menambah satu lagi aga melebihinya. Jika tetangganya punya mobil baru, ia akan membeli yang lebih baru. Karena itulah setiap mobil produk terbaru diluncurkan ke pasar, selalu saja ada banyak pembelinya. Soalnya, orang membeli mobil tidak lagi sekadar untuk memenuhi kebutuhan, melainkan demi memenuhi keinginan melebihi orang lain.

Dalam soal ibadah pun tidak sedikit orang yang melakukannya tidak semata karena iman, tapi juga demi persaingan. Makanya tidak sedikit orang yang berulang kali naik haji, sementara tetangga di sebelah atau di belakang rumahnya kerap kehabisan nasi. Tidak sedikit oarang yang menggunakan sajadah atau mukena mewah, sementara banyak orang di sekellingnya berkeluh kesah dililit kesusahan.

Semua itu dilakukan orang demi ambisinya menjadi yang tertinggi, yang tak tersaingi. Padahal mana ada mobil baru, sebab selalu saja ada mobil produk terbaru. Mana ada orang yang bisa disebut paling banyak ibadahnya, sebab yang dihitung bukan banyak sedikitnya, melainkan seberapa tinggi tingkat keikhlasannya. Mana ada orang terkaya, sebab selalu saja ada orang lain yang lebih kaya dan kekayaan itu sendiri sifatnya sementara saja. Selain itu, kekayaan yang sebenarnya adalah seberapa banyak seseorang dapat memberi orang lain.

Karena itulah Henry Van Dyke mengingatkan: ada ambisi yang lebih luhur daripada hanya berdiri di ketinggian di dunia, yaitu membungkuk ke bawah dan mengangkat umat manusia sedikit lebih tinggi derajatnya.

Sumber: Media Kalimantan

10 August 2009

Insomnia VS Formula 20 Menit

Posted by Si_Isna at 11:25 0 comments Links to this post
This is the hardest day of my life... Tau apa alasannya...?
Dalam tiga hari ini sayah cuma tidur 5 jam. LIMA JAM..!! Dan sisanya sayah pake buat nyanyiin lagunya Craig David... feels like insomnia... uwoooo... feels like insomnia... uwoooo.... Btw, Craig David sekarang agak gedean gitu ya bodinya. Sayah jadi serem ngeliatnya. Ga ada kesan manis lagi. Lagu-lagunya juga mulai berkurang kualitasnya. Kira-kira kapan lagi ya Craig David bikin lagu semanis Hidden Agenda, atau Fill Me In, atau Walking Away, atau... Tunggu dulu, kita sebenarnya ngomongin apaan sey. Fokus, isna, fokus...

Oke... balik lagi ke tulisan... jadi kebayang kan gimana stress nya sayah. Dalam tiga hari itu paling ga sayah harus tidur antara 20-24 jam, tapi sayah cuma berhasil dapat lima jam, itupun ga berkualitas. What's wrong with me...?!!

Akhirnya sayah coba cari-cari info soal insomnia. Kali aja nemu gimana caranya ngusir penyakit yang bikin stess ini. Mungkin bisa bantu kalian yang juga ngalamin hal yang sama. Dan ternyata katanya Insomnia atau penyakit sulit tidur ini memang penyakit laten manusia modern. Penyebabnya banyak, mulai dari stres, gelisah, takut, atau pola makan yang kurang sehat. Cara tergampang yang biasa dipakai buat mengatasinya adalah mengkonsumsi obat tidur. Tapi yang satu ini bisa berbahaya, karena justru bisa bikin kecanduan.

Dari sekian banyak artikel yang sayah baca tentang tips mengusir insomnia, ternyata semuanya sama dan terkesan standar. Mulai dari saran minum segelas susu hangat sebelum tidur (ini sudah sayah coba, tapi yang ada sayah malah kebelet ke kamar mandi mulu...), mendengarkan musik (sayah malah tertarik ikutan nyanyi-nyanyi..hehehe...), sampai anjuran untuk melakukan hubungan seks terlebih dulu (how the hell I would do this...?! Get right...!!).

Tapi ternyata ada satu info terbaru yang berhasil sayah temukan. Salah satu tips terbaru yang layak dicoba adalah menggunakan formula 20 menit. Anjurannya seperti ini: kalau selama 20 menit kalian belum juga terlelap padahal sudah sangat ingin tidur, maka sebisanya kalian beranjak dari tempat tidur. Kenapa demikian? Karena, secara tidak sadar saat itu kalian sudah mengasosiasikan tempat tidur sebagai tempat yang tidak bisa membuat kalian tertidur. Jadi, ketika kalian berusaha untuk tidur, kalian malah semakin terperangkap dalam asosiasi bahwa kalian tidak akan bisa tidur.

Karena itu, cobalah mengambil jarak dengan pergi ke luar ruangan. Kalau bisa yang penerangannya minim, dan jangan melakukan aktifitas yang menstimulasi otak seperti surfing di internet, atau baca novel. Biarkan saja pikiran kalian istirahat. Lakukan selama 20 menit, terus kembali lagi ke tempat tidur. Biasanya, setelah itu kantuk akan menyerang lebih cepat. Kalau ternyata selama 20 menit si kantuk belum datang juga, lakukan kembali ritual tadi, sampai kalian benar-benar merasa mengantuk.

Jadi, selamat mencoba, dan selamat tidur...

7 August 2009

Berkat Sahabat

Posted by Si_Isna at 14:40 0 comments Links to this post

Kenal kan sama dua anak di atas...? Harry Potter dan Ron Weasley, dua sahabat yang jarang terpisahkan dalam cerita Harry Potter. Kalau ngomongin persahabatan, sayah jadi ingat satu kisah yang pernah Ku baca di Intisari edisi lama, satu kisah yang bikin sayah tersentuh.

Ini kisah persahabatan dua anak manusia. Yang seorang adalah putra Presiden, yang lain pemuda rakyat jelata bernama Pono. Persahabatan ini sudah terjalin sejak mereka masih di bangku sekolah. Pno punya kebiasaan yang kadang menjengkelkan. Apa pun peristiwa yang terjadi di depannya selalu dianggap positif. "Itu baik!" katanya selalu.

Hari itu seperti yang sering mereka lakukan, Pono menemani sahabatnya berburu. Tugasnya membawa senapan dan mengisi peluru agar selalu siap digunakan. Entah kenapa, barangkali belum terkunci secara sempurna, setelah diserahkan kepada sahabatnya senapan itu meletus. Akibatnya cukup fatal. Ibu jari putra Presiden terkena terjangan peluru dan putus. Melihat itu tanpa sadar dengan kalemnya Pono berkomentar, "Itu baik!". Kontan sahabatnya naik pitam. "Bagaimana kau ini! Jempolku putus tertembak, malah dibilang baik. Brengsek!". Agaknya kali ini kelakuan Pono tak termaafkan. Ia dijebloskan ke penjara.

Beberapa bulan kemudian, sang putra Presiden kembali pergi berburu ke Afrika. Malang, ia tersesat di hutan lebat dan ditangkap sukuk primitif yang masih kanibal. Malam harinya, dalam keadaan terikat ia akan dibakar untuk disantap ramai-ramai. Anehnya, mendadak ia dibebaskan. Balakangan ketahuan, suku tersebut pantang memangsa makhluk yang organ tubuhnya tidak lengkap.

Nasib baik itu membuat sang putra Presiden termenung. Ia teringat kembali peristiwa ketika jempolnya putus tertembak lantaran ulah Pono. Ia kemudian menemui Pono di penjara. "Ternyata kau benar. Ada baiknya jempolku tertembak," katanya sambil menceritakn peristiwa yang baru saja dialaminya d Afrika. "Aku menyesal telah memenjarakanmu."

"Oh, tidak. Bagiku, ini baik."

"Bagaimana kau ini? Memenjarakan teman kau bilang baik?"

"Kalau aku tidak dipenjara, pasti saat itu aku bersamamu."


Kisah satir ini mengingatkan pada pernyataan Randolph Bourne, intelektual Amerika yang juga anak didik John Dewey. Katanya, seorang teman itu memang dipilih untuk kita berdasarkan hukum perasaan yng tersembunyi, bukan oleh kehendak sadar kita si manusia.

What do you think...??

6 August 2009

Ada Apa Dengan Cinta?

Posted by Si_Isna at 11:30 0 comments Links to this post
Ga, sayah ga ngomongin film yang dibintangin Dian Sastro sama Nicholas Saputra. Hari ini sayah emang bener-bener ngomongin soal cinta. Tapi tenang... sayah juga ga bakal bermellow-mellow kok disini.

Jadi sekali lagi sayah ajuin pertanyaan di atas. Ada apa dengan Cinta? Kenapa satu kata dengan lima huruf ini begitu berpengaruh dalam kehidupan kita? Dan kenapa begitu banyak hal yang bener-bener ga bisa dijawab dengan nalar ternyata bisa dengan begitu mudah terselesaikan hanya dengan bantuan cinta...?

Sebenernya... ga sedikitpun tercetus ide buat nulis topik ini today. Sayah cuma baru aja melarikan diri dari tetangga sebelah kamar kos yang lagi-lagi bertengkar sama pacarnya. Dan ini sudah yang kesekian kalinya mereka bertengkar.

Eits... tunggu dulu. Sayah ga ada niat buat ngegosip. Sayah cuma heran aja. Pasangan yang barusan sayah sebut ini kalo diliat-liat kayanya punya hubungan yang ga sehat, bahkan mungkin termasuk salah satu dari sekian banyak korban keanehan cinta. Means what...?
Maksudnya, mereka ini sering banget bertengkar, terus akur plus mesra-mesraan lagi, tapi besoknya malah bertengkar lebih hebat lagi daripada sebelumnya. Jadi sebenarnya apa yang mereka harapkan dalam hubungan mereka...? Ga cape tuh kalau harus bertengkar mulu...? Bukankah lebih baik mereka putus aja sekalian kalau memang ternyata ga ada kecocokan...?

Ngeliat keadaan seperti ini sayah jadi bertanya-tanya... apa yang bisa membuat pasangan seperti ini tetap bertahan dalam hubungan yang bisa dibilang ga sehat...? Dan karena ga ada yang ngasih sayah jawaban , akhirnya Ku jawab sendiri...

Alasan yang pertama mungkin karena si cewek atau si cowok ngerasa belum siap kalau harus ngejomblo seandainya mereka putus. Itu artinya harus ada cadangan dulu sebelum kata putus terucap. Yang artinya lagi... sebelum ada pacar cadangan, pacar yang sudah ada ini harus dipertahankan dulu, ga peduli kalau harus bertengkar tiap hari.

Yang kedua... nah, yang ini fokus ke cewek. Ada kemungkinan kenapa cowoknya tetap dipertahankan sama si cewek. She had lost her virginity by him...!! Ini sudah cukup jelas dan sudah jadi harga mati buat si cewek buat ga ngelepasin si cowok no matter what happen...!! (duh... kalau begini sih amit-amit jabang bayi deh...)

Materi juga ternyata punya peranan penting dalam hal ini. Dan yang berperan disini sudah jelas para cewek atau cowok matre. Bodo amat deh kalau tiap hari harus bertengkar, yang penting saldo rekening terus bertambah (ck...ck...ck...)

Yang terakhir, dan ini yang jadi topik utama obrolan kita. Karena CINTA. Begitu cintanya si cewek atau si cowok sama pasangannya, mereka bakalan tetap berusaha mempertahankan hubungan dan berharap suatu saat karena Cinta itu juga mereka akan tetap bersama selamanya (cieee...)

Jadi kalau memang ternyata cinta yang paling berperan dalam hal ini, sudah sepantasnya sayah bertanya... ADA APA DENGAN CINTA....???

My Blog List (testing what a long title looks like)

 
Blog Design by Template-Mama.